Wagub Rano Karno Ingin Rivalitas Persib vs Persija Tiru Inter & AC Milan

Wagub Rano Karno Ingin Rivalitas Persib vs Persija Tiru Inter & AC Milan
Pesepak bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO
Pesepak bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). Foto: Angga Palguna/ ANTARA FOTO

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menginginkan perdamaian antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta. Dalam hal ini, Rano mencontohkan rivalitas AC Milan dan Inter Milan.

Menurutnya, kedua klub sepak bola Italia tersebut memiliki rivalitas, namun tetap dapat bersatu. Persatuan itu pun terjadi melalui penggunaan San Siro Stadium sebagai kandang mereka.

“San Siro itu unik. San Siro satu stadion, tapi dia bisa mempersatukan dua klub besar, Inter Milan dan AC Milan,” kata Rano usai menghadiri acara Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5).

Sementara itu, Rano mengatakan, rivalitas Persib dan Persija masih memicu perselisihan di luar lapangan. Ia menegaskan hal ini seharusnya tidak boleh terjadi lagi.

Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu berebut bola dengan pemain AC Milan Luka Modric pada pertandingan Liga Italia di San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/11/2025). Foto: Matteo Ciambelli/ REUTERS
Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu berebut bola dengan pemain AC Milan Luka Modric pada pertandingan Liga Italia di San Siro, Milan, Italia, Minggu (24/11/2025). Foto: Matteo Ciambelli/ REUTERS

“Sementara maaf Persija dengan Persib sampai sekarang masih gontok-gontokan. Ini sudah fasenya sudah harus lewat karena olahraga itu sportif,” tutur Rano.

Dengan demikian, Rano mengungkapkan, relasi duo Milan harus menjadi percontohan. Terlebih menurutnya, San Siro juga memiliki manajemen yang baik, sebab dapat mengelola program non-olahraga dan menghasilkan profit tinggi.

“Nah ini makanya kita harus belajar. San Siro juga akan mengajarkan kita karena hampir rata-rata secara in business, event kesenian, ekonomi atau bisnis, performance music itu memberikan income yang jauh lebih besar daripada liga,” tutur Rano.

Meski demikian, Rano menyoroti kedisiplinan San Siro Stadium dalam memberikan perizinan acara. Katanya, hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Kalau kalian mau pakai San Siro menjadi tempat untuk show apa pun, dua tahun sebelumnya mesti di-booking. Jadi gak bisa seperti di sini, JIS penuh pindah GBK, GBK penuh pindah ke mana. Gak bisa lagi. Itulah manajemen yang benar, itu yang harus kita belajar mungkin,” tandasnya.

Reporter: Ryan Iqbal